Breaking News
Home / Editorial / Ketimpangan Belanja

Ketimpangan Belanja

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan nafas pembangunan suatu daerah. Jika APBD dikelola dengan baik tentu sebesar-besarnya akan diperuntukan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, jika pengelolaan APBD buruk  maka APBD yang hakikatnya uang rakyat akan habis untuk pembiayaan aparatur atau pegawai.

Bagaimana kemudian mengukur pengelolaan APBD itu baik dan buruk? Hal ini dapat dilihat pada kompisisi belanja daerah, yang terbagi dalam dua pos belanja yaitu belanja tidak langsung dan belanja langsung.

Belanja tidak langsung lebih banyak digunakan untuk pos-pos belanja aparatur, kenapa demikian karena didalam belanja tidak langsung terdapat belanja pegawai. Sementara belanja langsung merupakan belanja yang diperuntukkan bagi masyarakat, hal ini dikarenakan didalam belanja langsung terdapat pos belanja modal yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Berdasar data yang dirilis oleh Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Tahun 2016 komposisi belanja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah; belanja tidak langsung prosentasenya sebesar 71, 52 persen dan belanja langsung 28,48 persen. Jika dilihat dari komposisi ini sangat timpang.

Komposisi belanja tidak langsung pemprov jateng secara agregat ada diperingkat kedua dibawah Jawa Barat yang mencapai 76, 06 persen. Ini jadi catatan yang yang penting, setidaknya untuk mengukur sejauhmana keperpihakan pemprov Jateng pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Yang terpenting, jangan sampai uang rakyat habis untuk membiayai birokrat.  Pengawasan masyarakat harus diperkuat agar APBD betul-betul digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Sudah waktunya masyarakat melihat, sudah saatnya masyarakat tidak hanya sekedar jadi pengamat apalagi hanya jadi obyek kepentingan sesaat. Masyarakat harus membuat barisan yang rapat, agar tak ada celah bagi penjahat uang rakyat.

 

About Fitrajateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*